[Suakaonline]
- Curug Cinulang, atau “Curug Panjauhna”, yang sering dikenal dengan
surga tersembunyi di perbatasan Kabupaten Sumedang dan Kabupaten
Bandung, konon katanya dahulu kala tempat ini sering diggunakan untuk
mandi oleh bidadari. Saat ini Curug Cinulang menjadi obyek wisata alam
nan eksotis yang berada di kawasan hutan lindung Gunung Masigit Kareumbi
yang terletak di Kabupaten Sumedang Jawa Barat.
Meskipun tempatnya cukup jauh saat
liburan tiba tempat ini banyak dikunjungi oleh para wisatawan lokal
maupun mancanegara. Selain menjadi tempat liburan tempat ini sering juga
digunakan untuk latihan militer dan para pecinta panjat tebing, arum
jeram dan yang mempunyai hoby potografi.
Dibutuhkan waktu sekitar 2 jam
perjalanan atau sekitar 38 km dari Kota Bandung Via Tol Cileunyi arah
Nagrek melintasi Kecamatan Cicalengka. Untuk wisatawan yang hendak
berlibur ke tempat ini harus amat gangat hati-hati dalam perjalanan.
Jalan aspal mulus berkontur naik mudun
dan mempunyai lebar hanya cukup untuk dua mobil berpapasan yang
mengintari perkebunan jagung dan tembakau, dilengkapi dengan deretan
pepohonan sawah, serta lembah dan tebing yang curam membelah aliran
Sungai Citarik yang jernih dengan kilauan sinar bebatuan yang memantul
dari sinar matahari.
Sebelum menuju pintu masuk, kita akan
disugguhi dengan pemandangan air terjun kembar yang menjulang tinggi
diasatas permukaan Sungai yang berada diantara bebatuan dan pepohonan
tampak dari kejauhan serta hembusan air yang dibawa angin dari air
terjun tersebut.
Tarif untuk masuk ke tempat ini tidak akan menguras kantong pasalnya hanya dengan
uang Rp. 2000,- kita sudah bisa masuk ketempat ini dan Rp. 10.000,-
untuk tarif parkr mobil, Rp. 3000,- untuk tarif parkir motor.
Air akan terlihat jernih jika musim
kemarau tiba, namun di musim penghujan air akan berubah warna menjadi
coklat karna debit air yang besar dan cukup berbahaya untuk didekati.
Untuk sampai ke bawah air terjun
wisatawan harus melewati tangga yang memanjang dari atas ke bawah,
diatas tangga tersebut tampak wisatawan yang basah kuyup sedang
menyeruput segelas susu yang dibelinya di warung-warung yang ada
disekitar air terjun.
“Udara disini sangat segar, hembusan air
yang dibawa angin yang membuat pakaian saya basah kuyup menjadi
keunikan tersendiri bagitempat ini,” ujar Heruman (20) wisatawan asal
Bandung, senin (07/01).
Sama halnya dengan Heru, Reni Agustin
(47) seorang wisatawan asal Cikampek yang sengaja mampir ke tempat ini
mengatakan sebelumnya mereka dan keluarga akan berliburan ke Garut.
Namun ditengah perjalanan saya melihat papan penunjuk arah menuju Curug
Cinulang, “Ya sudah saja saya putar kembali kemudi dari arah nagrek
menuju Cicalengka,” senin (07/01).
“Baru kali ini saya dan keluarga ke
Curug Cinulang, ternyata kawasan wisata air terjun ini sangat indah,
pemandangannya cantik dan udaranya dingin” pungkasnya.
Disisi lain dari keindahan Air Terjun
tersebut, kurangnya peran pemerintah dalam pengelola kawasan ini belum
cukup baik karna masih banyak infrastuktur yang tidak layak. Seperti
parkir illegal yang mematok harga tinggi, yang kemungkinan besar
pengiunjung kapok untuk datang lagi.